CARA MENANGGULANGI DEFACE
Ada dua cara untuk menanggulangi deface yang saya
dapatkan dari om google
1.
Cara mengatasi
website/blog yang terkena deface
a.
Download source & database yang ada
diwebsite untuk backup. Hal ini berjaga-jaga apabila langkah yang kita lakukan
gagal, tetapi apabila konfigurasi & lengkap dijamin 100% berhasil,
terkecuali ada sesuatu yang terlewatkan.
c.
Lakukanlah perbaikan database secara lokal, berjaga-jaga apabila backdoor
ada di database. Biasanya didalam database ada acces user tidak dikenal yang
akses levelnya sama dengan Administrator.
d.
Install CMS yang tadi sudah didownload diweb hosting. Kemudian lakukanlah
konfigurasi : database, file permission, directory permission. Jangan
menggunakan default configuration, modifikasilah konfigurasi-konfigurasi yang
ada agar lebih powerfull.
e.
Kemudian instalasi component: Themes, Plugin, Component, dsb. Gunakanlah
yang paling update, atau source baru dari komponen yang akan diinstall(Fresh
Install Component).
f.
Kemudian update database, dengan login ke Database Control
Panel(phpmyadmin, DB Admin, cPanel Database, dsb). Setelah melakukan login,
maka importlah database.
g.
Gantilah username Administrator & Password menggunakan nama yang lebih
Unik, jangan menggunakan user (admin, administrator, adm1n, dsb) gunakanlah
yang lebih powerfull dan susah untuk ditebak untuk menghindari bruteforce,
gunakanlah alias untuk menampilkan username administrator di web content.
2.
Cara untuk
menanggulangi kasus deface yang kedua
a.
Penggunaan Firewall. Tujuan utama dari firewall adalah untuk menjaga agar
akses dari orang tidak berwenang tidak dapat dilakukan. Program ini merupakan
perangkat yang diletakkan antara internet dengan jaringan internal. Informasi
yang keluar dan masuk harus melalui atau melewati firewall. Firewall bekerja
dengan mengamati paker Intenet Protocol (IP) yang melewatinya
b.
Wajib untuk mengikuti perkembangan source dari source website yang
digunakan, backuplah website dan database sebelum dilakukan update.
c.
Kebanyakan defacer telah memasang backdoor ketika telah berhasil melakukan
deface website, hal ini dimungkinkan agar dapat melakukan deface ulang terhadap
website. Wajib untuk memeriksa perubahan folder, file, database dan source
terakhir dari website
d.
Pelajarilah lebih dalam mengenai dasar-dasar hacking dan antisipasinya,
contoh hacking yaitu SQL Injection.
e.
Sering-seringlah berdiskusi si forum dan milist yang berkaitan dengan
perangkat serta aplikasi yang mensupport website, baik dari sisi
operating system, tempat hosting, bugtrack milist, developer milist, dsb.
f.
Hardening website dan source wajib dilakukan, misalkan jangan menggunakan
”default configuration”, aturlah sedemikian rupa ”configuration website” dengan
memperhatikan: permission, acces level, indexiding, database configuration, password
dan user management.
g.
terjadinya kegiatan defacing dari
thirdparty. Pastikan hasil review & ranking plugin bereputasi baik dan
sudah diverified oleh penyedia CMS yang bersangkutan.
h.
Lakukanlah penetration testing terhadap website, baik secara lokal maupun langsung di website. Banyak tools penetration testing yang bisa digunakan:
Nexus, Acunetix, dsb.
source :
http://netcybercrime.blogspot.co.id/2013/05/cara-mengatasi-menanggulangi-deface.html